Ini Dia, 10 Versi Windows 8 Terbaru

Menurut Microsoft, sudah lebih dari 1 juta orang telah men-download software Windows 8 Consumer Preview.

Tampilkan postingan dengan label Campus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Campus. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Mei 2015

Step menjadi Mastah PHP

Sebenarnya jalan jadi mastah itu mudah.. kalau susah.. masih ada cara jadi mastah lainnya.. kayak mastah pencicip makanan.. Tetapi untuk mengurangi pembahasan.. mari ikuti step berikut


Langkah pertama

buatlah sebuah CRUD.. disini bukan berarti kamu membuat table sendiri (biasanya table), tombol sendiri, fungsi database (yg biasa berkaitan ama limit, where dan lain-lain).. Yang terpenting adalah memiliki fitur CRUD yang sederhana..

just info.. saya tidak menulis datatable, jqgrid, easy ui dan lain-lain. supaya anda bisa mencari sendiri.. karena step menjadi mastah adalah tau cara menghasilkan sesuatu yang tidak sulit.


Langkah Kedua

Buatlah fungsi sebagai berikut

* fungsi filter variabel post, get atau keduanya

* fungsi log

* query yang bagus

tidak harus dalam bentuk fungsi.. bisa dalam bentuk class


just info.. coba cari tentang PEAR.. terutama kalau anda memakai XAMPP yang sudah otomatis memakai PEAR.

solusi lain.. CMS dan FW (framework) biasanya sudah menyertakan ini.. Tentu membaca ini, tidak langsung menyuruh anda memanfaatkan FW dan CMS dalam membuat program.


Langkah ketiga

karena sudah tahu fungsi di atas, gunakan fungsi itu dengan efisien.


Langkah keempat

temukan orang yang tepat. Orang yang akan membayarmu atas kemampuanmu.. atau tepatnya klien yang pantas buat mendapatkan jasa dan kemampuanmu.

Senin, 11 Juni 2012

Tips Belajar yang baik

Belajar merupakan bagian kegiatan yang harus dan seharusnya dilakukan oleh siswa dan mahasiswa. Sayangnya pada saat ini, animo siswa untuk belajar saat ini dirasa masih sangat kurang. Berikut ini terdapat beberapa tips yang disarikan dari berbagai sumber :

1. Konsep dasar belajar adalah untuk memahami dan bukan sekedar menghapal
Fungsi utama belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran. Akan tetapi, menghafal juga dapat dipergunakan sebagai langkah awal untuk memahami. Tetapi intinya bukan pada menghafalnya, akan tetapi lebih untuk memahami.

2. Ambil beberapa kata-kata kunci
Terkadang kita frustasi karena harus menghafal atau memhami materi pelajaran yang lumayan banyak. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hafalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya.

3. Gunakan alat bantu interaktif
Saat ini terkadang kita lebih suka berada di depan komputer dibandingkan harus membaca buku. Hal ini dapat disiasati dengan mencari bahan dari internet atau e-learning online. Saat ini telah banyak materi-materi yang tersedia secara online dan dilihat secara interaktif menggunakan video. Penggunaan video ini tentunya akan lebih mudah kita serap jika kita merasa lebih susah membaca buku.

4. Time management yang tepat
Belajar bukanlah sebuah kerja keras yang harus memakan banyak waktu. Ibarat kita makan tidak mungkin kita akan menghabiskan makanan yang banyak dalam waktu singkat. Kita perlu membagi-bagi dalam waktu yang lebih terpola. Luangkan sedikit waktu tetapi dengan pola yang teratur agar materi dapat masuk secara pelan-pelan tetapi efektif.

5. Bentuk Kelompok Belajar
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Tetapi perlu trik mensiasati agar ketika belajar bersama tidak menjadi ajang untuk "rumpi". Inti belajar bersama adalah saling berbagi. Ibarat jika kita belajar main sepakbola sendiri memang bisa tetapi jika berlatih bersama-sama akan menghasilkan semangat dan cara yang berbeda.

6. Keseimbangan
Belajar boleh rajin, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.

Tips Menjadi Mahasiswa Wirausaha Tanpa Modal Besar

Ketika anda ingin mencoba memulai wirausaha terkadang terkendala dengan namanya dana atau modal. Seharusnya anda jangan takut tidak punya modal atau tidak punya dana karena beberapa wirausaha justru harus punya alternatif lain meskipun tidak punya dana. Berikut ini tips Mahasiswa menjadi Wirausaha Tanpa Modal Besar


1. Ajak sahabat atau rekan yang lebih mapan.
Terkadang kita mempunyai banyak teman atau rekan. Bahkan beberapa diantaranya tentunya lebih mapan secara finansial. Anda bisa mengajak mereka untuk ikut bergabung ke dalam bisnis yang akan anda rencanakan. Asalkan anda harus tahu cara membuat simpati mereka, membuat mereka mau tertarik bergabung dengan bisnis tersebut. Yakinkan ke mereka bahwa bisnis yang anda bangun ini memang sangat menjanjikan. Dan tentunya anda sendiri terlebih dahulu sudah yakin pula bahwa bisnis yang anda tekuni ini akan menghasilkan sesuatu nantinya.


2. Berkolaborasi bersama rekan-rekan lain.
Tips yang kedua ini hampir mirip seperti tips pertama. Hanya saja terkadang rekan kita tidak selalu mapan dalam hal finansial. Dalam kondisi seperti ini, anda bisa mengajak banyak rekan-rekan anda untuk berinvetasi bersama secara patungan dengan pembagian modal dan hasil yang jelas. Pastikan bahwa pembagian modal dan pendapatan nantinya adalah jelas. Ada orang yang berkontribusi secara nyata dalam bisnis tetapi tidak banyak berkontribusi secara modal. Tetapi ada juga mereka yang mau berkontribusi modal dengan banyak tetapi tidak mau terlibat terlalu detail dalam bisnis tersebut. Untuk itu sebaiknya harus ada perjanjian terlebih dahulu di awal tentang pembagian hasil atau pendapatan secara merata dan adil. Dan tentunya perjanjian tersebut telah disepakati bersama termasuk perhitungkan juga jika salah satu dari rekan anda akan keluar dari kolabarasi tersebut.


3. Kerja sampingan dimana hasil kerja dipakai untuk modal
Tips selanjutnya adalah anda dapat melakukan kerja sampingan dalam rangka untuk modal bisnis anda. Perhatikan bahwa kerja sampingan anda ini bukan untuk kehidupan sehari-hari justru untuk modal bisnis. Atau jika terdapat sisa setelah bisa dipakai untuk kehidupan sehari-hari dapat dipakai dalam modal. Pekerjaan sampingan yang dapat anda lakukan sebenarnya banyak sekali seperti memberikan les, menjadi pengajar/instruktur, menjadi asisten, terlibat dalam proyek dosen, dan lain-lain. Hasil dari kerja sampingan anda tersebut dapat anda putar sebagai modal kerja anda. Dengan demikian anda tentunya akan lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan modal anda secara pribadi dan modal bisnis anda. Pastikan pula anda jangan mencampurkan dana pribadi anda dengan dana bisnis anda. Hal ini untuk menghindari kerancuan dalam pengelolaan termasuk menghitung keuntungan atau kerugian bisnis anda.


4. Bergabung dalam inkubasi bisnis
Tips yang paling menjanjikan adalah bergabung dengan inkubasi bisnis di kampus atau beberapa organisasi yang membuanya. Konsep ini sepertinya yang paling mudah dikerjakan tetapi kita harus mempunyai konsep bisnis yang bagus dalam bentuk proposal bisnis yang bagus pula. Kita harus mampu meyakinkan para investor pada inkubasi bisnis tersebut agar mau menerima bisnis anda di inkubasi bisnis tersebut. Kelebihan dari model ini adalah anda mendapatkan modal bisnis termasuk tempat dari para investor. AKan tetapi beberapa keuntungan bisnis anda harus disetorkan kembali ke pengelola inkubasi bisnis tersebut. Beberapa perusahaan start up atau pemula berhasil berkembang menjadi besar dari inkubasi bisnis semacam ini. Dalam inkubasi bisnis ini nantinya anda juga akan dibekali berbagai pengetahuan dan pengalaman dan dituntut untuk segera menghasilkan sesuatu. Setelah bisnis anda mulai besar, itulah saat yang tepat untuk mandiri dan keluar dari inkubasi bisnis tersebut.


5. Rajin ikut seminar kewirausahaan atau sejenisnya.
Tips ini memang tidak langsung serta merta mendatangkan modal. Tetapi dengan anda sering mengikuti seminar kewirausahaan, maka kemungkinan anda bertemu dengan orang-orang yang sama atau bertemu dengan calon investor semakin tinggi. Pada acara-acara tersebut biasanya orang mempunyai masalah yang sama. Sehingga dengan berjejaring tersebut akan semakin membuka jalan kepada para investor atau teknik-teknik mendapatkan modal usaha.


6. Bergabung bersama dengan dosen.
Tips yang selanjutnya adalah anda dapat mengajak dosen anda untuk turut bergabung mengembangkan sistem bisnis anda. Mengingat dosen dalam hal finansial lebih baik dari anda dan mempunyai jaringan yang lebih luas yang akan semakin membantu pemasaran bisnis anda. Tetapi anda harus perhatikan juga bagaimana pembagian (sharing) atas pendapatan yang anda peroleh. Pastikan juga bahwa anda punya peran yang sama atau bahkan lebih pada konsep kerjasama tersebut. Jangan sampai ujung-ujugnya adalah dosen anda sebagai pemilik dan anda sendiri bernasib sebagai karyawannya. Anda harus pastikan terus bahwa anda memiliki bisnis tersebut dan menjadi bagian dari owner dari bisnis tersebut. Setelah bisnis maju, anda harus pastikan tentang pembagian hasil yang baik dan rencana ke depan antara anda dengan dosen anda.


7. Cikal bakal dari sebuah unit kegiatan
Tips selanjutnya adalah anda dapat mengembangkan bisnis sebagai bagian dari aktivitas atau kegiatan dana usaha dari sebuah unit kegiatan. Sebuah unit kegiatan biasanya mempunyai modal untuk melakukan dana usaha atau fund rising. Dari kegiatan-kegiatan dana usaha tersebut anda dapat lanjutkan menjadi bisnis anda selanjutnya. Jika selama ini anda terlibat menjual makanan untuk penggalangan dana usaha sebuah unit kegiatan mahasiswa tertentu, maka anda bisa lanjutkan kegiatan tersebut sebagai kegiatan rutin bisnis anda.


Salah satu kunci keberhasilan bisnis adalah keuletan. Kebanyakan orang gagal menjadi wirausaha karena terburu-buru ingin cepat kaya atau ingin cepat balik modal. Jadi anda harus sedikit bersabar dan tekun ketika pada masa-masa tertentu pendapatan anda masih sedikit bahkan merugi. Kunci ketekunan ini nantinya akan membawa anda kepada kemajuan usaha anda dengan syarat anda terus mengevaluasi kemajuan bisnis anda.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat bagi anda para wirausaha muda.

Tips menjadi Wirausaha Mahasiswa yang Mandiri


Berikur ini adalah tips untuk menjadi wirusaha mahasiswa menurut Hary Tanoesoedibyo yang adalah Pemilik grup Media Nusantara Citra (MNC Group) dengan detail yang diperkaya oleh redaksi sekolah kampus :

1. Berpikir besar (think big).
Jika kita ingin sukses wirausaha tentunya kita harus memilih bidang yang akan kita kembangkan. Untuk itu berpikir besar akan membantu kita untuk punya motivasi yang lebih baik. Contohnya: jika kita ingin jual bakso, jangan berhenti bahwa mimpi kita berhenti hanya berhasil membuat sebuah rumah makan bakso. Anda dapat memikirkna bahwa anda bisa menjual bakso secara regional dengan konsep franchise.

2. Fokus pada kualitas.
Tahap selanjutnya adalah jika anda telah memulai, fokuslah kepada kualitas. Jika anda membuka sebuah usaha bakso maka lebih fokus kepada kualitas seperti cita rasa, pelayanan, kualitas tempat, dan sebagainya. Sebaiknya jangan fokus ke arah yang lain seperti mengejar kuantitas tetapi tidak memperhatikan kualitas. Hal-hal ini hanya bisa membantu sukses tetapi sesaat saja. Jika kita terus setia pada kualitas maka usaha kita cenderung akan bertahan lama.

3. Speed (cepat)
Jika anda punya ide baru atau inovasi baru, segera realisasikan. Jangan menunggu atau menunda karena akan ada banyak orang yang akan mendahului anda. Jika anda bergerak dengan cepat, melangkah dengan sigap maka produk anda akan dikenali sebagai yang pertama. Tetapi jika anda sebagai follower (meniru ide yang sudah ada), anda juga tetap harus bergerak cepat agar anda selalu tetap masuk dalam persaingan. Siapkan segala sesuatunya dari awal dengan baik dan harus dengan cepat. Jangan tinggalkan mimpi anda hanya menjadi mimpi tetapi harus dengan tindakan yang nyata dan pergerakan yang cepat.

4. Mampu mengambil momentum yang tepat
Bagian yang terpenting juga adalah mengambil momentum yang tepat. Kapan anda harus melaunching ide atau konsep anda harus di waktu yang tepat. Selain waktu yang tepat anda harus melakukan dalam momentum atau kondisi yang tepat sehingga dapat mendorong pertumbuhan usaha anda dengan baik. Jika momentum yang diambil kurang tepat maka dapat berakibat pada pertumbuhan yang kurang baik.

Itu adalah beberapa tips untuk menjadi wirausaha muda. Pada praktiknya memang anda sendiri yang akan menemukan tips yang paling tepat dan menjadi kunci bagi keberhasilan anda sendiri. Wirausaha tidak hanya cukup dengan hard work saja tetapi juga harus smart thinking, smart move dan smart decision. Selamat memulai menjadi wirausaha muda yang mandiri.

Foto : Anak Muda Pendiri Kaskus

Teknik Presentasi ala Steve Jobs


Steve Jobbs telah dikenang sebagai bos pendiri Apple yang sangat sukses. Pria ini terkenal sebagai pekerja keras tetapi juga mempunyai kemampuan presentasi yang mengagumkan. Tidak hanya visioner yang cerdas menciptakan produk-produk revolusioner, Steve Jobs juga dikenal sebagai komunikator dan presenter ulung. Cara dia menyampaikan pidato dan materi presentasi selalu menggetarkan dan sering menjadi contoh bagi banyak orang. Sehingga tak jarang berkat presentasinya tersebut dapat menarik minat para investor, calon pembeli untuk mau berinvestasi di bisnis Apple yang dibangunnya. Setelah sebelumnya Steve Jobs berbagi tips sukses, kali ini Steve Jobs mempunyai tips juga untuk presentasi.

1. Tentukan tema
Hal pertama adalah menentukan tema. Tema merupakan hal utama yang ingin anda sampaikan dalam presentasi. Apa harapan dari audiens setelah presentasi perlu anda ambil terlebih dahulu. Apakah presentasi ini hanya untuk paparan, untuk influencing/ajakan atau presentasi produk. Untuk itu anda harus perlu menyiapkan tema yang pas dan berharap audiens dapat melakukan apa setelah presentasi anda tersebut dilakukan.

2. Tentukan headline atau judul besar mengenai presentasi tersebut
Headline merupkan spesifik topik dari tema besar yang telah anda angkat. Sebagai contoh jika anda ingin presentasi sebuah produk maka anda harus mengangkat lebih spesifik tentang judul besar atau headline yang ingin anda bawakan. Misalnya adalah jika tema anda tentang produk Messenger maka headlinenya adalah terebosan baru dalam bidang teknologi IT menggunakan messenger.

3. Susun outline atau poin per poin materi yang ingin disampaikan
Hal selanjutnya adalah ada harus menentukan outline apa saja yang ingin disampaikan. Sebagai contoh jika ada presentasi tentang produk anda maka anda harus tentukan headline seperti : masalah yang timbul, apa yang anda tawarkan, manfaatnya apa dan kesimpulan.

4. Masukan data berupa angka yang harus relevan dengan audiens
Data-data yang menarik akan sangat membantu anda dalam berpresentasi dan berargumentasi. Anda dapat menggunakan data-data atau fakta-fakta dari sumber lain atau dari sumber anda sendiri yang pernah anda kerjakan. Data-data ini akan membantu untuk sedikit menggiring ketertarikan produk anda. Sebagai contoh sederhannya adalah anda bisa menampilkan data-data para pengguna dari produk anda tersebut.

5. Berikan materi presentasi dengan komposisi lebih banyak gambar atau visual bukan tulisan.
Presentasi yang menarik biasanya dilengkapi dengan gambar bahkan audio jika perlu. Meninggat presentasi dapat diartikan juga sebagai pertunjukkan kecil sehingga audiens terkadang juga harus dipuaskan dalam hal-hal tertentu dalam hal visual atau audio. Audiens menikmati presentasi secara visual dan audio sehingga penajaman untuk presentasi secara visual akan sangat menarik audiens. Jika kita terjebak untuk presentasi dalam bentuk tulisan, audiens agak cenderung bosan apalagi cara membawakannya kurang menarik. Jika anda bisa menambahkan gambar-gambar atau video yang menarik maka dapat memperjelas suasana atau sekedar memberikan ilustrasi visual. Jika perlu berikan video atau gambar yang menyenangkan yang tidak terkait tetapi dapat mencairkan suasana (ice breaking) seperti gambar yang lucu atau sedikit kontroversial. 

6. Lakukan presentasi dengan penuh semangat.
Presentasi merupakan sebuah pertunjukkan. Maka, untuk mendapat antusiasme audiensi, semangat harus dimulai dari diri sendiri dalam menyampaikan presentasi. Presenter layaknya seorang aktor dalam sebuah pertunjukkan. Semua pandangan akan menuju ke presenter dan materi yang dibawakan. Jika presenternya saja kurang bersemangat, meskipun bahannya menarik maka audiens juga tidak jarang menjadi bosan. Jadi kuncinya adalah lakukan dengan penuh antusiasme dan lepaskan beban anda.

7. Terus berlatih dan berlatih dan berlatih
Kendala umum orang yang gagal presentasi adalah menyerah di awal. Ketika anda tahu bahwa anda merasa tidak bisa presentasi maka itu akan membawa kepada dorongan untuk menyerah. Maka dari itu kuncinya adalah terus berlatih dan terus memperbaiki diri. Jika hari ini anda merasa kurang bagus maka pada sesi selanjutnya anda dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan meningkatkan kepercayaan diri anda. Dengan terus berlatih dan mau mengambil setiap kesempatan yang ada akan sangat membantu anda untuk bisa memberikan presentasi yang menarik.

Anda dapat memanfaatkannya tips tersebut untuk presentasi di berbagai hal. Jika anda masih sekolah atau kuliah, anda bisa terapkan hal tersebut pada saat ada tugas presentasi di sekolah. Manfaatkan momen-momen tersebut sebagai momen untuk terus meningkatkan kemampuan diri anda dalam presentasi. Tak jarang, mereka yang mempunyai kemampuan komunikasi yang baik termasuk presentasi biasanya mereka akan sukses dalam dunia karir nanti. Maka hal yang pertama adalah jangan malu dan jangan pernah bosan untuk terus berlatih. Jika ada kesempatan, manfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.

Selasa, 15 Mei 2012

Unsera Mulai Dibangun

SERANG -- 15/10: Menko Kesra Agung Laksono, Sabtu (15/1)) melakukan kunjungan kerja ke Privinsi baten. Dalam kunjungan ini Menko Kesra antara lain meletakkan batu pertama pembangunan kampus Universitas Serang Raya (Unsera) yang berlokasi di Jalan Tol Barat, Serang. Di bawah ini sambutan lengkap Menko Kesra.

SAMBUTAN

MENTERI KOORDINATOR BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT

pada

PELETAKAN BATU PERTAMA KAMPUS TERPADU

UNIVERSITAS SERANG RAYA


Serang, 15 Oktober 2011

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.

Saudara Ketua Yayasan Pendidikan Informatika, yang saya hormati,

Rektor Universitas Serang Raya yang saya hormati,


Seluruh sivitas akademika Universitas Serang Raya yang saya hormati dan seluruh hadirin yang berbahagia,

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, nikmat, dan hidayah-Nya yang tak terhingga khususnya pada hari ini karena atas izin-Nya kita dapat hadir di tempat ini untuk suatu peristiwa bersejarah, yaitu: “Peletakan Batu Pertama Kampus Terpadu Universitas Serang Raya”.

Apresiasi yang setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh jajaran Yayasan Pendidikan Informatika Serang dan semua pihak yang sudah berupaya merencanakan pengembangan fasilitas pendukung pendidikan yang lebih representatif, lebih lengkap dan terpadu di Universitas Serang Raya, dengan letaknya yang strategis di Jalan Raya Serang-Cilegon, dalam rangka ikut mewujudkan cita-cita bangsa, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945 dan UU Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003.

Selanjutnya saya berharap, melalui pembangunan kampus terpadu ini seluruh sivitas akademika Universitas Serang Raya secara simultan dan bersama-sama agar dapat meningkatkan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi: 
  • Pendidikan dan pengajaran 
  • Penelitian dan pengembangan, serta 
  • Pengabdian pada masyarakat
Fungsi pendidikan dan pengajaran agar dapat dilaksanakan secara baik dan berkualitas dalam rangka meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan (transfer of knowledge) secara terus menerus yang telah menjadi budaya di setiap perguruan tinggi.

Bapak, ibu, hadirin yang berbahagia,

Penelitian dan pengembangan mempunyai peranan yang sangat penting dalam rangka kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi akan terhambat. Penelitian tidaklah berdiri sendiri, akan tetapi harus dilihat keterkaitannya dengan pembangunan dalam arti luas. Artinya, penelitian tidak semata-mata berkaitan dengan hal yang diperlukan secara langsung oleh masyarakat pada saat sekarang saja, akan tetapi harus dilihat dengan proyeksi kemasa depan. Dengan kata lain, penelitian di perguruan tinggi tidak hanya diarahkan untuk penelitian terapan saja, tetapi juga sekaligus melaksanakan penelitian ilmu-ilmu dasar yang manfaatnya baru terasa penting artinya jauh dimasa yang akan datang.


Dharma pengabdian pada masyarakat harus diartikan dalam rangka ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah dikembangkan di perguruan tinggi, khususnya sebagai hasil dari berbagai penelitian. Pengabdian pada masyarakat merupakan serangkaian aktivitas dalam rangka kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat yang bersifat konkrit dan langsung dirasakan manfaatnya dalam waktu yang relatif pendek. Aktivitas ini dapat dilakukan atas inisiatif individu atau kelompok anggota sivitas akademika perguruan tinggi terhadap masyarakat maupun terhadap inisiatif perguruan tinggi yang bersangkutan yang bersifat nonprofit (tidak mencari keuntungan). Dengan aktivitas ini diharapkan adanya umpan balik dari masyarakat ke perguruan tinggi, yang selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi lebih lanjut.

Bapak, Ibu, segenap sivitas akademika Unsera yang saya hormati,

Telah kita ketahui bersama bahwa berbagai jenis yayasan seperti Yayasan Pendidikan telah hadir di Indonesia yang kita cintai ini. Kita sadari bahwa eksistensi dan kiprah dalam mengelola lembaga pendidikan banyak mengalami tantangan sesuai dengan dinamika yang berkembang. Menurut hemat saya, keberadaan berbagai jenis yayasan pendidikan di negeri kita ini sangat strategis untuk terus berperan aktif sesuai dengan tujuan didirikannya yayasan tersebut. Sebagaiagent of community empowerment, yayasan merupakan mitra Pemerintah maupun Pemerintah Daerah dalam hal pemberdayaan masyarakat. Karena itu idealnya berbagai yayasan yang ada dapat bekerja sama, berkolaborasi untuk meningkatkan perannya dalam rangka mewujudkan kemandirian dan memajukan negara dengan mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan didirikannya yayasan, antara lain berpartisipasi aktif dalam memajukan negara, mewujudkan kemandirian, dan meningkatkan kesejahteraan bangsa, maka diperlukan sikap kebersamaan, keterpaduan, bahu-membahu, serta kesetiakawanan yang tinggi. Saya berharap cita-cita luhur untuk mendirikan kampus terpadu Universitas Serang Raya, dapat direalisasikan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Hadirin yang berbahagia,
Pembangunan kampus terpadu ini diharapkan dapat memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Disamping itu, dengan adanya kampus terpadu ini diharapkan proses belajar mengajar akan lebih kondusif karena seluruh kegiatan akademik disentralkan dalam satu kampus dan semua kebutuhan sudah tersedia di lokasi tersebut.

Seiring dengan perkembangan kemajuan Provinsi Banten, yang telah memasuki usia 11 (sebelas) tahun. Maka dengan dibangunnya kampus baru Universitas Serang Raya ini, akan turut andil mempercepat kemajuan sector pendidikan di Provinsi Banten. Karena dengan pembangunan kampus yang berbasis teknologi informatika di Indonesia masih sangat dibutuhkan, khususnya di Provinsi Banten. Dengan ini, kami juga berharap kepada pengelola Yayasan Pendidikan Informatika dan para pimpinan Universitas Serang Raya agar dapat mengelola Yayasan dan lembaga secara transparan dan akuntabel sehingga dapat menciptakan academic atmosphere yang kondusif. Karena pengelolaan lembaga pendidikan secara transparan dan akuntabel akan dapat berkontribusi dan menciptakan sistem pemerintahan yang bersih (good governance). Dengan pembangunan gedung baru ini, diharapkan dapat menumbuhkan energy baru kepada seluruh pimpinan Universitas Serang Raya, agar terus meningkatkan pengelolaannya sehingga dapat menghantarkan seluruh Program Studi yang ada di dalamnya untuk segera dapat terakreditasi dengan predikat sangat baik, sehingga lembaga yang bersangkutan dapat mengikuti kompetisi-kompetisi hibah bersaing dan diharapkan universitas yang bersangkutan dapat mengembangkan lembaganya secara lebih mandiri.

Bapak, Ibu, Saudara hadirin yang saya hormati,

Sebagai penutup, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusinya terhadap terselenggaranya acara kita hari ini. Semoga Allah SWT senantiasa memudahkan kita dalam mempercepat pembangunan kampus terpadu Universitas Serang Raya ini. Sekali lagi selamat, dan terima kasih atas perhatian saudara sekalian, dan akhir kata saya ucapkan:

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat,

                                                                                                  H.R. Agung Laksono

Sumberhttp://www.menkokesra.go.id/content/unsera-mulai-dibangun-0

Minggu, 06 November 2011

Kiat Meningkatkan Nilai IPK

by Romi Satria Wahono
ipk.jpgMas Romi, bagaimana ya teknik meningkatkan nilai IPK saya. Selama ini nilai IPK saya di bawah 3 terus nih. Tolong saya mas. (Nanang, Padang)
Haaareee geenee IPK masih rendah? ;)Ok untuk siswa atau mahasiswa yang bermasalah dengan nilai raport dan IPK, sepertinya perlu mengikuti kiat yang selama ini saya lakukan. Kiat yang saya lakukan adalah best practice, terbukti bin manjur bisa meraup dolar eh maksud saya nilai yang memuaskan, sudah saya buktikan sejak saya bersekolah di SMA dan 10 tahun di jurusan computer science di Saitama University. Kiatnya pasti banyak ya? Oh tidak, justru sangat sedikit, cuman ada dua. Kiatnya pasti nyontek ulangan atau copy paste tugas mandiri? Tidak sama sekali. Kiat saya halal dan toyib, jauh dari unsur kemaksiatan dan perbuatan tidak terpuji lain. Tertarik? Ikuti terus artikel ini.
Nah kiat mendapatkan nilai raport dan IPK tinggi itu hanya ada dua:
  1. Kejar nilai untuk mata pelajaran atau mata kuliah yang secara umum tidak terlalu disenangi siswa/mahasiswa. Apa itu? Oh banyak, contohnya geografi, agama, kesenian, dsb atau untuk yang kuliah di jurusan computing, ada fisika dasar, teknik kompilasi, automaton/formal language, dsb. Lakukan survey kecil-kecilan ke temen seangkatan atau kakak angkatan, saya yakin banyak sekali mata kuliah yang tidak digemari mahasiswa. Intinya di mata kuliah yang  diemohi mahasiswa  itu, mereka biasanya down nilainya. Nah ini dia kesempatan kita, di saat nilai mereka “pasti rendah”, kita berdjoeang untuk nilai “pasti tinggi” … hehehe. Nah hasil dari tahap satu yaitu kalau ada IPK khusus untuk “mata kuliah tidak populer” kita pasti nomor satu :)
  2. Sudah mantab dengan langkah satu? Langkah dua adalah jangan berhenti, lanjutkan mengejar nilai untuk mata pelajaran atau mata kuliah yang secara umum disenangi siswa/mahasiswa … hehehe. Belajar keras, kerjakan semua tugas, kalau perlu kejar terus dosen kalau ada yang masih nggak ngerti di mata kuliah “populer” itu. Kalaupun kita tidak bisa mendapatkan nilai sempurna alias sedang-sedang saja ya nggak apa-apa, asal sudah berusaha. Yang pasti karena IPK adalah nilai kumulatif dari mata kuliah “tidak populer” dan “populer”, total nilai kita akan tetap tinggi tho. Lha kan kita sudah jadi the first rank untuk mata kuliah “tidak populer” … hihihi.
Akhir semester silakan dilihat nilai IPK atau raportnya, saya yakin nilai anda akan meningkat. Kalau masih belum naik, lanjutkan tahap 1 dan 2 di semester berikutnya. Kalaupun sampai akhir kuliah tidak naik-naik juga, ya apa boleh buat, memang level kekuatan anda seperti itu. Mungkin anda kurang berdoa, kurang sholat malam atau kurang puasa senin-kamis, sehingga ridha dan “lucky” dari yang Diatas tidak menyertai anda. Tapi jangan khawatir, IPK bukan segalanya, masih banyak cara laindan perlu juga dicatat banyak orang sukses yang IPKnya hancur kok. Untuk yang sudah ber-IPK bagus, jangan cepat puas apalagi sombong dan takabur, karena faktor-faktor itulah yang membuat orang seperti anda tidak sukses ketika masuk ke dunia kerja.
Terakhir, sekali lagi, IPK nggak penting karena hanya masalah dasar saja. Makanya, kalau IPK yang dasar saja sudah jatuh duluan, gimana yang lain … hehehe
ttd-small.jpg 

Adakah Sistem Yang Aman?

by Romi Satria Wahono
computersecurity.pngKetika ada pertanyaan, sebenarnya sistem seperti apa yang disebut benar-benar aman, maka mungkin jawaban yang pas adalah seperti apa yang dikatakan Eugene H. Spafford di bawah:
The only truly secure system is one that is powered off, cast in a block of concrete and sealed in a lead-lined room with armed guards – and even then I have my doubts  (Eugene H. Spafford).
Tentu bukan seperti itu yang kita inginkan. Kalau sebuah sistem atau komputer hanya kita matikan, masukkan ke ruangan yang tidak berpintu dan dijaga sepasukan militer, maka tentu sistem atau komputer tersebut tidak ada gunanya lagi bagi kita. Ukuran sebuah sistem yang aman diarahkan ke beberapa parameter dibawah:
  • Sebuah sistem dimana seorang penyerang (intruder) harus mengorbankan banyak waktu, tenaga dan biaya besar dalam rangka penyerangan
  • Resiko yang dikeluarkan penyerang (intruder) tdk sebanding dengan hasil yang diperoleh
Sistem yang aman juga adalah suatu trade-off atau sebuah tarik ulur perimbangan antara keamanan dan biaya (cost). Semakin aman sebuah sistem (tinggi levelnya), maka semakin tinggi biaya yang diperlukan untuk memenuhinya. Karena itu dalam kenyataan, level sistem yang aman boleh dikatakan merupakan level optimal (optimal level) dari keamanan. Artinya titik dimana ada perimbangan antara biaya yang dikeluarkan dan tingkat keamanan yang dibutuhkan. Fenomena ini dijelaskan oleh Thomas Olovsson dengan teori security cost function yang ditulisnya.
Jadi bisa kita simpulkan bahwa kebutuhan keamanan untuk sebuah sistem komputer berbeda-beda, tergantung pada:
  • Aplikasi yang ada didalamnya
  • Nilai dari data yang ada dalam sistem
  • Ketersediaan sumber dana
Tidak mungkin kita memaksakan diri mengamankan sistem secara lengkap apabila ternyata tidak ada data yang penting di dalamnya, tidak aplikasi yang harus dilindungi atau tidak tersedia sumber dana yang cukup untuk mengamankan sebuah sistem. Security cost function ini dalam pelaksanaannya dijabarkan dalam bentuk security policy (kebijakan keamanan), yaitu:
Suatu set aturan yang menetapkan hal-hal apa saja yang diperbolehkan dan apa saja yang dilarang terhadap penggunaan atau pemanfaatan akses pada sebuah sistem selama operasi normal, berdasarkan keseimbangan yg tepat antara biaya proteksi dan resiko yang timbul.
Dari konsep pemikiran diatas, munculah satu cabang ilmu komputer yang membahas khusus tentang keamanan yang disebut dengan computer security (keamanan komputer). Kemanan komputer didefinisikan oleh John D. Howard sebagai:
Computer security is preventing attackers from achieving objectives through unauthorized access or unauthorized use of computers and networks. (John D. Howard)
Kita bisa simpulkan dari berbagai definisi yang ada, keamanan komputer adalah:
  • Suatu usaha pencegahan dan pendeteksian penggunaan komputer secara tidak sah atau tidak diizinkan
  • Usaha melindungi aset dan menjaga privacy dari para cracker yang menyerang
ttd-small.jpg

Penelitian Tugas Akhir Itu Mudah (2): Identifikasi Masalah

by Romi Satria Wahono
expertsystem.jpgSeperti saya singgung di tulisan bagian pertama, identifikasi masalah adalah salah satu proses penelitan yang boleh dikatakan paling penting diantara proses lain. Masalah penelitian akan menentukan kualitas dari penelitian, bahkan juga menentukan apakah sebuah kegiatan bisa disebut penelitian atau tidak. Masalah penelitian secara umum bisa kita temukan lewat studi literatur atau lewat pengamatan lapangan (observasi, survey, dsb). Skripsi untuk level S1 seharusnya didesain untuk memecahkan masalah yang lebih riil dan sifatnya applied. Mahasiswa cukup fokus ke masalah yang ada di sekitarnya. Kalau jurusan kita di computing, kita lakukan saja observasi di lingkungan kita. Misalnya universitas, dosen, dan mahasiswa itu punya masalah apa yang kira-kira bisa kita pecahkan dengan teknologi informasi dan aplikasinya. Intinya kita harus kejar terus masalah penelitian ini, dan jangan lupa bahwa masalah yang kita identifikasi tersebut benar-benar menjadi masalah yang harus dipecahkan, bukan masalah yang kita ada-adakan. Masih agak bingung? Ok saya coba jelaskan secara detail dan pelan-pelan bagaimana proses identifikasi masalah ini.
Masalah penelitian bisa didefinisikan sebagai pernyataan yang mempermasalahkan suatu variabel atau hubungan antara variabel pada suatu fenomena. Sedangkan variabel itu sendiri dapat didefinisikan sebagai pembeda antara sesuatu dengan yang lain. Ketika kita mengambil topik penelitian untuk membedakan raut muka mahasiswa yang lagi bokek dan mahasiswa yang lagi banyak uang, kita punya variabel “raut muka” dan variabel “keadaan keuangan”. Nah kita ingin tahu hubungan dua variabel ini, jadilah itu sebuah masalah penelitian ;)
Lha terus sumber masalahnya dari mana datangnya? Sumber masalah penelitian bisa muncul dari tiga hal (Ranjit Kumar, 1996):
  1. Masalah Yang Ada di Manusianya Sendiri (People and Problem)Kita harus hati-hati supaya tidak terjebak ke masalah di sekitar manusia yang bukan penelitian. Tapi juga jangan “saklek”, karena masalah manusia yang tadinya bukan masalah penelitian bisa kita “goyang sedikit” menjadi masalah penelitian. Contoh, mahasiswa punya masalah pokok yaitu “kekurangan uang”. Ini bisa kita “konversi” menjadi masalah penelitian misalnya menjadi:
    - Mendeteksi raut muka mahasiswa bokek dengan face recognition system
    - Model bisnis di Internet dengan modal kecil untuk mahasiswa
  2. Masalah di Cara, Teknik dan Struktur Kerja (Program)Teknik dan struktur kerja yang bermasalah tentu juga bisa menjadi masalah penelitian. Contoh, dosen-dosen saking sibuknya ternyata kesulitan menemukan satu waktu yang pas untuk meeting bulanan di universitas. Nah ini jadi masalah penelitian, approachnya nanti kita bisa kembangkan satu aplikasi scheduling dengan sedikit sistem pakar didalamnya yang secara otomatis memberikan beberapa alternatif waktu meeting yang pas untuk semua. Masalah lain misalnya, sistem informasi manajemen di universitas kita ada masalah. Nggak bisa online bekerjanya dan nggak sesuai dengan business process sebenarnya yang dilakukan oleh para staff dalam mengelola administrasi sekolah. Nah software dan sistem ini kita perbaiki supaya sesuai dengan yang dibutuhkan. Sistem parkir di Mal yang tidak bisa mendeteksi mana area parkir yang kosong, bisa jadi masalah penelitian yang menarik juga.
  3. Fenomena yang Terjadi (Phenomenon)Fenomena yang ada di sekitar kita juga bisa menjadi masalah penelitian yang menarik. Contoh, fenomena bahwa situs portal yang dikembangkan di perusahaan-perusahaan ternyata sepi pengunjung. Nah ini adalah sebuah fenomena, untuk meningkatkan traffic, misalnya bisa dengan memainkan bebrapa teknik supaya search engine mau menengok situs kita, ini sering disebut dengan Search Engine Optimization. Nah dari sini kita sudah dapat judul: “Mengembangkan situs portal traffic tinggi dengan teknik Search Engine Optimization (SEO)”. Fenomena lain lagi, proses pendeteksian golongan darah untuk skala besar (massal) misalnya untuk seluruh mahasiswa universitas yang mencapai 5000 orang ternyata memakan waktu yang sangat lama. Ini sebuah fenomena, kita beri solusi dengan software sistem yang menggunakan beberapa teknik artificial intelligence yang memungkinkan pendeteksian golongan darah ini. Sehingga 5000 orang bisa kita proses dalam beberapa jam misalnya.
Supaya masalah penelitian yang kita pilih benar-benar tepat, biasanya masalah perlu dievaluasi. Evaluasi masalah penelitian biasanya berdasarkan beberapa parameter dibawah (Ronny Kountur, 2007) (Moh. Nazir, 2003):
  1. Menarik. Masalah yang menarik membuat kita termotivasi untuk melakukan penelitian dengan serius.
  2. Bermanfaat. Penelitian harus membawa manfaat baik untuk ilmu pengetahuan maupun peningkatan kesejahteraan dan kualitas kehidupan manusia. Penelitian juga diharapakan membawa manfaat bagi masyarakat dalam skala besar (secara nasional maupun internasional), maupun secara khusus di komunitas kita (kampus, sekolah, kelurahan, dsb). Hindari penelitian yang tidak membawa manfaat kepada masyarakat.
  3. Hal Yang Baru. Ini hal yang cukup penting dalam penelitian, bahwa penelitian yang kita lakukan adalah hal baru, solusi yang kita berikan adalah solusi baru yang apabila kita komparasi dengan solusi lain, bisa dikatakan lebih efektif, murah, cepat, dsb. Bisa juga kebaruan ini diwujudkan dengan perbaikan dari sistem dan mekanisme kerja yang sudah ada. Hindari redundant research, meneliti hal yang sama persis dengan yang dilakukan oleh orang lain. Ya ini namanya nyontek alias plagiasi skripsi.
  4. Dapat Diuji (Diukur). Ini biasanya hal yang terlupakan, supaya proses penelitian kita sempurna, masalah penelitian beserta variabel-variablenya harus merupakan sesuatu yang bisa diuji dan diukur secara empiris. Kalau kita melakukan penelitian korelasi, nah korelasi antara beberapa variabel yang kita teliti juga harus diuji secara ilmiah dengan beberapa parameter.
  5. Dapat Dilaksanakan. Nah ini juga faktor penting. Masalah yang bagus berkualitas, jadi lucu dan naif kalau akhirnya secara teknik penelitian tidak bisa dilakukan. Dapat dilakukan ini berkaitan erat dengan keahlian, ketersediaan data, kecukupan waktu dan dana. Hindari research impossible ;)
  6. Merupakan Masalah Yang Penting. Ini agak sulit mengukurnya, tapi paling tidak ada gambaran di kita bahwa jangan sampai melakukan penelitian terhadap suatu masalah yang tidak penting.
  7. Tidak Melanggar Etika. Yang terakhir adalah masalah etika. Penelitian harus dilakukan dengan kejujuran metodologi, prosedur harus dijelaskan kepada obyek penelitian, tidak melanggar privacy, publikasi harus dengan persetujuan obyek penelitian, tidak boleh melakukan penipuan dalam pengambilan data maupun pengolahan data.
Bagaimana, sudah ada bayangan kira-kira masalah apa yang akan diteliti? Kalau sudah ok dan mantab dengan masalah penelitian, kita lanjutkan ke seri artikel berikutnya. Intinya konsep seri tulisan tentang penelitian ini memberi opini bahwa penelitian dan tugas akhir itu hal yang mudah, tidak bikin takut, apalagi bikin stress, kita tinggal jalankan saja sesuai dengan tahapan penelitian. Nikmati permasalahan yang muncul, tekuni solusi dan eksperimen yang kita rencanakan, dan jreng jreng jreng …. Insya Allah tugas akhir kita akan selesai sesuai dengan waktu yang ditetapkan, tanpa nyontek, tanpa membeli dari penjual skripsi dan tanpa kutukan dosa dari yang Diatas :)
REFERENSI
  1. Ronny Kountur, Metode Penelitan, Penerbit PPM, 2007
  2. Burhan Bungin, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kencana Prenada Media Group, 2005
  3. Ranjit Kumar, Research Methodology: A Step-by-Step Guide for Beginners, Melbourne: Addison Wesley Longman, 1996
  4. Moh. Nazir, Metode Penelitian, Ghalia Indonesia, Agustus 2003
  5. Sulistyo-Basuki, Metode Penelitian, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, April 2006
ttd-small.jpg

Penelitian Tugas Akhir Itu Mudah (1)

by Romi Satria Wahono
research.jpgPuyeng dengan skripsi atau tugas akhir? Jangan kuatir, semua orang memang pernah mengalaminya. Nikmati dan warnai kehidupan akhir kampus dengan membuat tugas akhir yang bagus dan berkualitas. Sayang empat tahun proses pembelajaran kita kalau diakhiri dengan tugas akhir berkualitas rendah atau bahkan mengotorinya dengan membajak skripsi orang lain. Tugas akhir itu secara umum seharusnya berupa penelitian, meskipun beberapa jurusan ada yang mensyaratkan cukup dengan desain produk. Seri artikel ini sifatnya wajib dibaca;) bagi mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir
Sedikit mengulang dari apa yang saya tulis di artikel tentang hakekat kebenaran danhakekat penelitian. Hakekat penelitian bagaimanapun juga adalah untuk “memecahkan masalah yang dihadapi”. Penelitian adalah terjemahan dari bahasa Inggris “research” yang secara bahasa mengandung makna: re (kembali) dan to search (mencari). T. Hillway merangkumkan definisi penelitian adalah “studi yang dilakukan seseorang melalui penyelidikan yang hati-hati dan sempurna terhadap suatu masalah, sehingga diperoleh pemecahan yang tepat terhadap masalah tersebut”.
Sebelum melangkah lebih jauh, kita diskusi dulu tentang jenis penelitian. Intinya jenis penelitian bisa dilihat dari beberapa sudut pandang.
  1. Tingkat Penerapan (Penelitian DasarPenelitian Terapan)
  2. Jenis Informasi Yang Diolah (Penelitian KuantitatifPenelitian Kualitatif)
  3. Perlakuan Terhadap Data (Penelitian KonfirmatoriPenelitian Eksploratori)
  4. Tujuan (Penelitian DeskripsiPenelitian KorelasiPenelitian Eksperimen)
Kalau kita gambarkan hubungan dan himpitan antara jenis penelitian, bentuk mudahnya akan seperti dibawah (ditulis ulang dari Ronny Kountur, 2007) . Secara umum, setiap penelitian memberi efek kecenderungan ke jenis dibawahnya. Contoh, penelitan deskripsi itu biasanya kualitatif dan sifatnya eksplanatori. Sebaliknya penelitian eksperimen dan korelasi biasanya pengolahan datanya kuantitatif, dan sifatnya konfirmatori.
jenispenelitian.jpg
Untuk jurusan computing (teknik informatika, sistem informasi, ilmu komputer) biasanya berupa penelitian terapan (bukan penelitian dasar) yang sifat pengolahan datanya kuantitatif. Penelitian lebih banyak ke arah konfirmatori (bukan eksploratori) yaitu dengan melakukan pengujian terhadap hipotesis atau kerangka konsep yang sudah ditentukan. Dan tujuan penelitian biasanya untuk melihat korelasi antar variabel yang diteliti atau melakukan suatu eksperimen.
Tahapan penelitian sebenarnya hanya ada empat:
  1. Identifikasi (Penemuan) Masalah
  2. Perumusan Hipotesis
  3. Pengujian Hipotesis dan Analisis
  4. Kesimpulan
Kalau kita konversikan ke dalam struktur susunan tugas akhir mungkin tahapan penelitian itu akan terbagi seperti tabel di bawah:
tugasakhir-tahapanpenelitian.jpg
Perlu diingat, tugas akhir di beberapa bidang ilmu bisa tidak berbentuk penelitian, tapi hanya berupa desain produk. Contoh desain produk misalnya:
  • Desain Bangunan atau Mesin
  • Desain Sistem
  • Pengembangan Sistem Tanpa Didahului Identifikasi Masalah
  • Perencanaan Strategis Bisnis
Jadi implikasi dari hal diatas, beberapa kegiatan di bawah bukan termasuk penelitian.
  • Mengembangkan situs portal
  • Mengembangkan situs web pribadi
  • Mengembangkan sistem informasi
  • Mengembangkan multimedia pembelajaran
Untuk yang lagi bikin skripsi tentang pengembangan sistem informasi atau multimedia pembelajaran, jangan keburu stress dulu ;) . Desain produk bisa menjadi penelitian ketika produk dibuat karena adanya “suatu masalah atau kebutuhan riil”. Tapi jangan lupa, produk tersebut juga harus diuji dengan beberapa parameter, dan kemudian dianalisa seberapa jauh terbukti bisa memecahkan masalah yang disetting di awal.
Nah contoh pengembangan situs portal yang termasuk penelitian misalnya dibawah:
  • Judul: Mengembangkan Situs Portal Traffic Tinggi dengan Teknik Search Engine Optimization (SEO)
  • Identifikasi Masalah: Situs portal sepi pengunjung
  • Perumusan Hipotesis: Teknik SEO dapat meningkatkan traffic situs
  • Buat Model atau Kerangka Konsep: Lakukan studi literatur tentang SEO dan rumuskan model serta teknik SEO yang tepat untuk situs portal yang sedang dibangun
  • Pengujian Hipotesis: Terapkan model SEO yang sudah dibuat. Uji parameter dalam model SEO
  • Analisa Hasil Pengujian: Terbukti bahwa model SEO kita kembangkan dapat meningkatkan traffic situs portal
Pengembangan multimedia pembelajaran yang berbasis penelitian, misalnya:
  • Judul: Multimedia pembelajaran Berbasis “Real Constructivisme” untuk Mata Kuliah Bahasa Formal dan Automata
  • Identifikasi Masalah: Mata Kuliah Bahasa Formal dan Automata sulit dipahamkan ke siswa dengan sistem kuliah konvensional, harus ditempuh teknik baru untuk memahamkan ke siswa
  • Perumusan Hipotesis: Multimedia pembelajaran  harus dibuat berdasarkan teoi “real constructivisme” untuk mempermudah pemahaman siswa
  • Buat Model atau Kerangka Konsep: Lakukan studi literatur tentang “real construtivisme” dan rumuskan model khusus untuk multimedia pembelajaran tersebut
  • Pengujian Hipotesis: Terapkan dengan penelitian tindakan kelas (action research)
  • Analisa Hasil Pengujian: Terbukti  multimedia berbasis “real constructivisme” dapat meningkatkan pemahaman siswa
Perlu dicatat bahwa penelitian itu berawal di masalah dan berakhir di pemecahan masalah. Kualitas penelitian ditentukan oleh kualitas “masalah“ yang diteliti, bukan karena ketinggian teknologi yang digunakan. Reviewer jurnal internasional menjadikan “masalah penelitian“ sebagai parameter utama proses review. Usahakan memilih “masalah penelitian” yang orisinil kita temukan. Meneliti masalah yang sudah diteliti orang lain membuat kita harus melakukan komparasi dengan approach orang lain tersebut
Ok sudah mulai paham? Sekarang gimana sih sebenarnya cara menemukan atau mengidentifikasi masalah itu?
Masalah bisa kita temukan lewat studi literatur, baik dari paper-paper di jurnal ilmiah atau proceedings conference. Untuk level D3 dan S1, bisa juga identifikasi masalah ini dari artikel di buku text book, majalah ilmiah, proceedings seminar atau surat kabar. Cara menemukan masalah yang kedua dan sebenarnya cara terbaik adalah lewat pengamatan lapangan. Nggak usah terlalu rumit-rumit, cukup fokuskan ke masalah yang ada di sekitar kita. Kalau kita mahasiswa ya sekarang perhatikan, mahasiswa, dosen atau kampus itu punya masalah apa yang belum dipecahkan dan kira-kira bisa dipecahkan dengan teknologi informasi. Ini kalau kita di jurusan computing, lain jurusan masalahnya bisa lain lagi. Pengamatan lapangan ini bisa juga dilakukan dengan menghadiri pameran industri, bedah buku, dsb. Intinya kejar masalah penelitian ini dari manapun, dan jangan lupa bahwa masalah penelitian ini benar-benar menjadi masalah yang harus dipecahkan, bukan masalah yang kita ada-adakan.
Oh ya, masalah yang kita bidik bisa datang dari 3 hal:
  • Masalah yang ada di manusianya sendiri (People and Problem)
  • Masalah di cara dan struktur kerja (Program)
  • Fenomena yang terjadi (Phenomenon)
Ok sudah semakin paham? Terus gimana kita bisa menentukan mana referensi untuk penelitian yang shahih?
Khususnya untuk tinjauan pustaka (studi literatur) pada saat menyusun hipotesis dan kerangka konsep atau model, usahakan untuk menggunakan jurnal ilmiah (internasional). Urutan dari yang terbaik untuk bidang computing adalah:
  1. Jurnal ilmiah yang diterbitkan IEEE dan ACM
  2. Jurnal ilmiah yang diterbitkan asosiasi ilmiah Lain. Biasanya bisa didapatkan dari elsevier.Com, EBSCOhost.Com atau sciencedirect.com
  3. Proceedings Conference (utamakan yang diterbitkan oleh IEEE Computer dan ACM)
Apabila kita punya rencana untuk bermain di level internasional, usahakan tidak menggunakan jurnal ilmiah Indonesia, meskipun sudah diakreditasi oleh Dikti.
Nggak ada uang untuk langganan jurnal ilmiah? Atau di kampus juga tidak tersedia jurnal online? Nggak perlu khawatir, bisa gunakan salah satu dari banyak jurnal ilmiah gratis yang sudah saya tulis lengkap di artikel sebelumnya. Paling tidak yang wajib dikunjungi oleh mahasiswa miskin tapi punya semangat penelitian seperti profesor ;)adalah:
Masih belum nyantol juga? Lebih paham kalau saya ceritakan dengan banyak contoh-contoh? Ikuti seri tulisan ini berikutnya :)
REFERENSI
  1. Ronny Kountur, Metode Penelitan, Penerbit PPM, 2007.
  2. Burhan Bungin, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kencana Prenada Media Group, 2005.
  3. Moh. Nazir, Metode Penelitian, Ghalia Indonesia, Agustus 2003.
  4. Sulistyo-Basuki, Metode Penelitian, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, April 2006.
ttd-small.jpg

Penelitian Tugas Akhir Itu Mudah (3): Menetapkan Tema dan Judul

by Romi Satria Wahono
researchMas Romi, saya mahasiswa jurusan ilmu komputer semester akhir, dan sudah harus masuk ke pembuatan tugas akhir. Bagaimana menguji tema dan judul penelitian yang saya buat, bahwa itu sudah ada di jalur yang benar. Mohon pencerahannya. Terima kasih (Budi, Universitas Indonesia)
Melanjutkan penjelasan tentang penelitian untuk tugas akhir yang sudah saya bahas sebelumnya di sini dan disana, kali ini saya mencoba membahas teknik mudah menguji dan menetapkan tema penelitian. Sebelumnya perlu saya ingatkan kembali, bahwa masalah penelitianyang kita ambil akan menentukan kualitas penelitian secara keseluruhan. Masalah penelitian harus objective(tidak boleh subjective), dan harus dibuktikan secara logis dan valid bahwa itu benar-benar  masalah. Ingat bahwa masalah yang kita menyebutkan dengan, “menurut saya”, “menurut pengalaman saya”, “menurut tetangga saya”, “menurut teman saya”, dsb adalah subyektif.
OBJEKTIFIKASI MASALAH
Nah proses untuk membuktikan bahwa masalah kita logis dan valid biasa kita sebut dengan Objektifikasi Masalah. Proses Objektifikasi Masalah adalah proses melandasi masalah dari dua sudut pandang:
  1. Studi Literatur. Masalah yang kita ambil tertulis secara explicit atau implicit di literatur ilmiah (journal, prosiding, dsb). Langkah ini sering saya sebut bahwa masalah kita itu globally accepted as a problem.
  2. Pengamatan Lapangan. Sering juga disebut penelitian pendahuluan, yaitu menyebar kuesioner atau wawancara ke target penelitian. Tujuannya bahwa masalah yang tadinya bersifat subyektif (saya rasa, menurut saya, menurut kawan saya), menjadi masalah yg obyektif dan diakui oleh banyak orang. Langkah ini sering saya sebut supaya masalah kita locally accepted as a problem.
Letakkan keduanya di Bab Pendahuluan, pada Sub Bab Latar Belakang Masalah, maka itu lebih dari cukup untuk membuat masalah penelitian kita logis, valid, kuat dan tidak ngoyoworo alias dibuat-buat :)
SYARAT JUDUL TUGAS AKHIR YANG BAIK
Setelah kita berhasil menetapkan masalah, sekarang kita masuk ke tema dan judul penelitian. Judul penelitian yang baik biasanya memuat 4 hal: ProdukTeori,Tujuan dan Target.
  1. Produk artinya adalah hasil penelitian (software, game, metodologi, model, etc) yang kita akan kembangkan. Produk inilah yang akan mengisi bab-bab tentang pengembangan produk, setelah bab landasan teori.
  2. Teori artinya teori yang melandasi produk yang kita buat tadi. Teori inilah yang akan menguasai paragraf-paragraf di bab Landasan teori.
  3. Tujuan, biasanya kita ambilkan dari masalah yang kita ambil dan tujuan dari penelitian ini untuk memecahkan masalah tersebut di sisi apa. Bisa membuat lebih efektif, membuat lebih akurat, membuat lebih banyak secara kuantitas, dsb.
  4. Obyek adalah dimana kita menerapkan produk yang sudah kita kembangkan.
Contoh judul penelitian tugas akhir yang memuat ProdukTeoriTujuan dan Obyekbisa dilihat dari gambar dibawah.
judul tugas akhir
UJI ALUR LOGIKA PENELITIAN DENGAN KERANGKA PEMIKIRAN
Ok, kalau sudah clear tentang masalah dan judul penelitian, sekarang bagaimana menentukan alur logika berjalannya sebuah penelitian tugas akhir. Saya biasanya meminta mahasiswa saya membuat Kerangka Pemikiran untuk mempercepat pemahaman tentang logika penelitian dan logika berjalannya sebuah penelitian.Kerangka Pemikiran sekaligus juga bisa berfungsi untuk menguji apakah penelitian kita sudah berada di jalan yang benar atau belum. Kerangka Pemikiran juga akhirnya bisa menjadi bentuk kasar dari struktur tugas akhir kita (skripsi, tesis or disertasi). Bagi saya sendiri, Kerangka Pemikiran adalah senjata pamungkas yang bisa membantu saya lebih cepat menguji puluhan proposal penelitian tugas akhir, yang mahasiswa presentasikan ( yang biasanya maunya cepet-cepet :) ) ketika meminta saya menjadi pembimbing mereka.
Format kerangka pemikiran yang saya ajarkan ke mahasiswa computing memuat beberapa hal di bawah:
  1. PROBLEMS: Berisi masalah penelitian. Bagian ini akan menjadi Bab Pendahuluan pada tugas akhir kita.
  2. APPROACH: Berisi solusi dan teori yang kita pilih dan gunakan untuk memecahkan masalah penelitian. Approach harus terhubung secara logis dengan masalah penelitian yang kita pilih. Approach bisa membentuk Bab Landasan Teori atau Tinjauan Pustaka pada tugas akhir kita. Approachbisa dibantu adanya peluang atau OPPORTUNITY yang berhubungan denganapproach yang kita ambil.
  3. SOFTWARE DEVELOPMENT: Berisi proses pengembangan software yang didalamnya berisi pendekatan dan teori yang kita pilih. Software development memuat Software Development Life Cycle (SDLC) secara utuh, dimulai dari tahap spesificationdesigncoding dan testing. Beberapa universitas mensyaratkan penggunaan UML pada bagian ini. Bagian Software Developmentbisa menjadi satu Bab tersendiri pada tugas akhir kita.
  4. SOFTWARE IMPLEMENTATION: Penerapan software ke target yang kita pilih. Pengukuran tidak perlu ke manusia apabila penelitian kita mengarah ke hasil komputasi yang lebih cepat secara waktu, menghasilkan lebih banyak volume, lebih akurat  dibandingkan dengan metode lain. Bagian ini juga bisa menjadi bab tersendiri di tugas akhir kita.
  5. SOFTWARE MEASUREMENT: Pengukuran seberapa jauh software terbukti bermanfaat, bisa menggunakan pretest dan posttest. Untuk uji statistik bisa menggunakan T-Test yang bisa cepat kita lakukan dengan softwarespreadsheet yang kita punya. Pikirkan menggunakan software statistik profesional (SPSS, dsb) apabila memang data kita besar dan kompleks. Bagian ini bisa menjadi Bab Analisa dan Hasil pada tugas akhir kita.
  6. RESULT: Merupakan bagian yang menyimpulkan seluruh proses penelitian dan pengukuran yang kita lakukan. Biasanya menjadi Bab Kesimpulan dan Saran pada tugas akhir kita.
CONTOH KERANGKA PEMIKIRAN
Wokeh, terus bentuk riilnya bagaimana sih? :) Saya berikan contoh bagan Kerangka Pemikiran, yang saya susun ulang dari penelitian tugas akhir mahasiswa yang saya bimbing di beberapa universitas. Kebetulan saya mendapat amanah memimpinkonsentrasi Game Technology di M.Kom Program Universitas Dian NuswantoroSemarang dan membimbing  penelitian beberapa mahasiswa di program M.KomSTMIK Eresha Jakarta untuk konsentrasi Software Engineering.
Sekedar tips dan trik untuk dosen pembimbing ( khususnya yang memang berniat serius membimbing tugas akhir mahasiswa :) ). Karena keterbatasan waktu bimbingan tugas akhir, saya biasanya menyisipkan materi tentang penelitian tugas akhir, metodologi penelitian, penentuan tema, dan diskusi progress report penelitian tugas akhir pada mata kuliah yang saya ajar. Mahasiswa saya minta menyusun proposal penelitian kemudian mempresentasikan di depan mahasiswa lain pada mata kuliah Object-Oriented ProgrammingSoftware EngineeringObject-Oriented Analysis and DesignSoftware Construction and Testing, dsb. Untuk teman-teman mahasiswa yang mengikuti mata kuliah saya di konsentrasi Game Technology, saya memasukkan materi penelitian beserta progress reportnya di seluruh mata kuliah Game Technology yang saya ajar.
Supaya tidak bingung dengan penjelasan tentang Kerangka Pemikiran, berikut saya berikan contoh Kerangka Pemikiran dari tiga penelitian di bidang computing, khususnya peminatan Software Engineering dan Game Technology.
Panah berwarna merah bergaris tebal menunjukkan urutan tahapan penelitian (panah alur), sedang panah berwarna merah-kuning tipis menunjukkan logika berpikir (panah logika). Misalnya pada contoh pertama, masalah “anak autis yang kesulitan dalam berkomunkasi”, diselesaikan dengan pendekatan ABA dan AAC. Sedangkan masalah “terbatasnya waktu terapi di klinik”, diselesaikan dengan approach teknologi mobile. Sekali lagi, panah logika bisa dibuat karena ada landasan teori dari sumber referensi yang shahih dan dipercaya (journal ilmiah, buku ilmiah, conference proceeding, dsb).
1. KERANGKA PEMIKIRAN PENELITIAN GAME SIMULASI UNTUK ANAK AUTIS
gamesimulasianakautis
2. KERANGKA PEMIKIRAN PENELITIAN SISTEM  PENENTU TRAYEK ANGKOT
sistemcerdastrayekangkot
3. KERANGKA PEMIKIRAN PENELITIAN GAME MATEMATIKA GEOMETRI
gamepetualanganpelajaranmatematikageometri
Terakhir, bagi mahasiswa yang sedang bergelut dengan tugas akhir, letakkan dan lekatkan pemikiran di kepala kita bahwa penelitian tugas akhir itu mudah dan pasti bisa dilakukan. Mungkin selama ini karena kita tidak mengerti caranya saja, sehingga terlihat sulit, rumit dan menggemaskan … eh mengerikan maksud saya hihihi.
Wahai para pedjoeangku dan mahasiwaku, tetap istiqomah dalam perdjoeangan dan jangan pernah menyerah!
ttd-small.jpg

Teknik Memahami Paper Ilmiah

by Romi Satria Wahono
paperSaya sedang dapat tugas dari dosen untuk membaca banyak paper ilmiah. Katanya penting untuk membangun landasan teori dari penelitian yang saya lakukan. Tapi pusing setengah mati mas, ga paham-paham :( Mas Romi bisa ajari saya nggak, teknik membaca paper ilmiah dengan baik, supaya cepat paham? Thanks. (Anto, ITS Surabaya)
Musim mengerjakan tugas akhir, artinya musim membaca makalah alias paper ilmiah alias scientific paper. Banyak yang beranggapan bahwa konsentrasi membaca paper ilmiah adalah pada aspek teknis (technical aspect). Padahal ngotot fokus ke aspek teknis dari paper ilmiah akan membuat kita pusing, puyeng, mual, ngantuk, dan ga ngerti juntrungnya :) . Meskipun ada juga mahasiswa yang nekat memahami satu paper ilmiah sampai perlu waktu berbulan-bulan. Padahal sebenarnya kekuatan paper ilmiah bukan hanya dilihat dari aspek teknis. Nah lho, terus di bagian mana sebaiknya kita konsentrasi membaca sebuah paper ilmiah?
Pada hakekatnya ada empat hal utama yang perlu kita pahami dari sebuah paper ilmiah, khususnya paper di bidang computing (computer science). Empat hal utama tersebut adalah masalah penelitiankontribusi (solusi)substansi dankesimpulan. Kita tidak perlu langsung masuk ke substansi alias aspek teknis yang bikin pening kepala.  Bahkan ketika kita menemukan bahwa masalah penelitian tidak berkualitas, maka kita tidak perlu melanjutkan lagi membaca paper tersebut. Bahasa mahasiswa kasmaran-nya, lupakan aku kembali padanya :)
Kembali ke masalah memahami paper, empat hal utama tersebut kalau dijabarkan adalah seperti di bawah. Penjabaran saya rangkumkan dari tulisan menarik dari Philip W. L. FongAmanda Stent, dan William G. Griswold (paper lengkap ada di referensi).
  1. Pahami Masalah Penelitian:  Pahami, sebenarnya masalah penelitian apa yang sedang dibidik oleh paper tersebut.  Pertanyaan lain untuk mengecek masalah penelitian di paper adalah seperti tertulis di bawah.
    • Apa motivasi  mengerjakan penelitian itu?
    • Apakah ada hal penting (kritis) dalam bidang yang digarap yang ingin diselesaikan oleh paper tersebut?
    • Apakah penelitian bertujuan untuk mengatasi kelemahan dari pendekatan yang ada?
    • Apakah masalah  penelitian cukup menantang atau unik?
  2. Pahami Kontribusi: Pahami, dari masalah penelitian yang dibidik, kontribusi seperti apa yang diklaim oleh penulis di paper ilmiah. Pertanyaan lain untuk mengecek kontribusi penelitian di paper adalah seperti tertulis di bawah.
    • Apa yang baru dan orisinil di paper itu?
    • Adakah pemahaman baru dari masalah penelitian yang diangkat?
    • Adakah metodologi baru untuk memecahkan masalah?
    • Adakah algoritma baru?
    • Adakah sistem atau tool software baru?
    • Adakah metode eksperimen baru?
    • Adakah teknik pembuktian baru?
    • Adakah notasi atau formalisme baru?
    • Apakah termasuk bidang penelitian baru?
  3. Pahami Substansi: Pahami, substansi dari kontribusi atau solusi seperti apa yang diklaim oleh peneliti bahwa itu hasil karyanya? Pertanyaan lain untuk mengecek substansi penelitian di paper adalah seperti tertulis di bawah.
    • Metodologi apa yang digunakan untuk memperkuat klaim?
    • Apa argumentasi dan teori utama dari paper?
    • Apakah telah dilakukan eksperimen, analisa data, simulasi, benchmark, studi kasus, dan contoh implementasi?
    • Apakah klaim kontribusi telah dibuktikan secara ilmiah?
  4. Pahami Kesimpulan: Pahami, bagaimana kesimpulan penelitian yang ditarik oleh peneliti lewat papernya? Pertanyaan lain untuk mengecek kesimpulan penelitian di paper adalah seperti tertulis di bawah.
    • Apa yang bisa kita pelajari dan dapatkan dari paper tersebut?
    • Apakah standard practice dari bidang ilmu berubah karena adanya penemuan baru di paper ini?
    • Apakah hasilnya bisa digeneralisasi dan diaplikasikan ke bidang yang lain?
Lebih maknyus lagi bila setelah memahami empat hal diatas, masalah penelitian,kontribusisubstansi, dan kesimpulan, kita masukkan ke dalam Kerangka Pemikiran yang sudah saya jelaskan sebelum tulisan ini.
BTW, bagi yang belum tahu darimana bisa download paper ilmiah yang dipublikasi di journal dan proceedings conference, jawabannya ada di tulisan saya tentang Literatur Ilmiah dan Jurnal Penelitian Gratis.
Untuk mahasiswa computing yang punya kelonggaran uang sekitar Rp 200 ribu, sebaiknya menjadi member ACM. ACM dan IEEE Computer Society adalah dua asosiasi yang paling disegani dan publikasinya paling shahih dan  mutawatir (ilmu hadith kaleee ;) ) untuk bidang ilmu computing. Untuk wilayah Indonesia dan sekitarnya yang dikategorikan negara miskin hihihi, student membership plus fasilitas digital library hanya dicharge oleh ACM sebesar 18 USD pertahun. Klik disini untuk menjadi member ACM.
Ayo mulai baca lagi, kalau satu kali baca masih nggak paham, ya ulangi lagi dan ulangi lagi sampai kita bisa benar-benar paham :)
Tetap dalam perdjoeangan!
ttd-small.jpg
REFERENSI
  1. Philip W. L. Fong, How to Read a CS Research Paper?
  2. Amanda Stent, How to Read a Computer Science Research Paper
  3. William G. Griswold, How to Read an Engineering Research Paper

Wajibnya Skill Coding Bagi Mahasiswa Computing

by Romi Satria Wahono
netbeansMas Romi, saya mahasiswa jurusan teknik informatika, semester akhir dengan peminatan software engineering. Karena saya lemah di coding, kira-kira nanti kesulitan ga ya untuk mengerjakan tugas akhir? (Taufik, Universitas Swasta di Jakarta)
Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, segera lakukan taubat dan perbanyak  istighfar :) Jurusan teknik informatika semester akhir, peminatan software engineering pula, ga bisa coding? Selama ini kemana aja om? :(
Lemahnya skill coding mahasiswa di Indonesia adalah penyakit gawat, menular, mematikan dan secepatnya harus diberantas tuntas :) . Mungkinkah ini juga yang membuat produksi software kita secara kuantitas dan kualitas dibawah negara tetangga kita? Ingat bahwa menurutlaporan IDC dan Gartner, jumlah developer professional Indonesia mencapai 71.600 orang di tahun 2008. Jumlah developer kita tiga kalinya malaysia dan empat kalinya singapore loh :(
Wahai para mahasiswaku, andai kau tahu, jurusan computing di Indonesia mengambil acuan kurikulum IEEE Computing Curricula 2005. Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer alias APTIKOM, yang menjadi wadah universitas yang memiliki jurusan atau prodi computing, membuat kurikulum inti yang mengacu keIEEE Computing Curricula 2005, meskipun di beberapa sisi tidak konsisten :) Tidak konsisten karena Information System (Sistem Informasi)  dan Computer Engineering (Teknik/Sistem Komputer) saja yang direkomendasikan jadi jurusan atau prodi.Computer Science (Ilmu Komputer), Information Technology (Teknologi Informasi) dan Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak) disuruh tumplek beg di satu wadah namanya Teknik Informatika :(
Padahal sebenarnya pembobotan materi yang dibidik berbeda-beda. Silakan cek dari gambar di bawah, target kemampuan yang diharapkan dari lulusan masing-masing cabang ilmu computing menurut IEEE Computing Curricula 2005.
ieeecurricula2005.gif
Secara IEEE Computing Curricula 2005, mahasiswa prodi/jurusan/fakultas/ dibawah disiplin ilmu computing, boleh tidak mengerti masalah sistem informasi atau teoritika database (mahasiswa CE misalnya), boleh juga nggak ngerti arsitektur komputer (mahasiswa IS dan IT  misalnya). Tapi seluruh mahasiswa wajib hukumnya, dan ini wajib ain sifatnya :) punya skill coding.
Grafik pembobotan kurikulum menurut IEEE Computing Curricula 2005 adalah seperti di bawah. Sekedar informasi, CE=Computer Engineering (Teknik Komputer),CS=Computer Science (Ilmu Komputer),  IS=Information Systems (Sistem Informasi),IT=Information Technology (Teknologi Informasi), SE=Software Engineering(Rekayasa Perangkat Lunak). Kemampuan coding dan programming masuk di materiSoftware Methods and Technologies. Lihat bahwa semua cabang ilmu di bawah computing membuat lengkungan di materi itu, meskipun dengan bobot berbeda antara sisi theoritical dan applied. Dan lihatlah di cabang ilmu software engineering, bentuk ovalnya paling manis dan sempurna, khususnya bobot untuk aspek Software Methods and Technologies :)
Ketika ada dosen atau peneliti di kampus yang mengatakan bahwa coding danprogramming tidak wajib bagi mahasiswa jurusan computing, itu sebenarnya mencederai dunia kurikulum IT di Indonesia dan dunia hehehe. Mahasiswa computing tanpa skill coding itu bagaikan garam tanpa asinnya :)
ce.jpg
cs.jpg
is.jpg
it.jpg
se.jpg
Wokeh, sebenarnya bagaimana kiat mendesain materi ajar dan mata kuliah supaya tidak ada mahasiswa computing yang terkena penyakit mental tersebut? :)
  • Desain mata kuliah untuk tidak mengajarkan banyak bahasa pemrograman dengan paradigma yang sama. Mengajari mahasiswa dengan banyak bahasa pemrograman, artinya mendidik mereka untuk tidak menguasai satupun bahasa pemrograman.
  • Fokuskan ke satu bahasa pemrograman utama dan gunakan untuk penugasan di setiap mata kuliah. Capai level mahir di satu bahasa programming baru berpindah ke bahasa pemrograman yang lain. Saya dulu di Saitama University sampai semester 4, hanya boleh menggunakan bahasa C untuk semua penugasan mata kuliah. Semester lima baru diajarkan Object-Oriented Programming (OOP). Konsep OOP benar-benar maknyus kita pahami, ketika kita sudah dibuat pusing memanage ribuan baris code pemrograman procedural. Konsep abstraction begitu nyata, teoritika inheritance begitu mempesona, dan hakekat class yang seperti cetakan kue dengan kuenya sendiri adalah object, begitu jelas, tuntas dan sempurna :)
  • Libatkan mahasiswa dalam berbagai project riil untuk melatih dan mendekatkan ilmu yang dipelajari ke dunia industri
  • Bila memungkinkan hindari ujian bergaya multiple choice, arahkan kedevelop project atau laporan analisa
  • Bagi mahasiswa yang mengerjakan tugas akhir, khususnya untuk yang software (product) development, wajibkan menggunakan tahapan software development life cycle (specification, design, coding, testing). Latih menyusun business process dan mendesain software dengan menggunakan UML yang relatif sudah standard.
Di sisi mahasiswa, mahasiswa juga harus aktif, jangan malas untuk banyak mencoba dan mencoba. Ingat bahwa tidak akan bisa mengandalkan materi kuliah untuk menjadi mahir di pemrograman. Bila perlu bikin project software kecil-kecilan dan mulai tawarkan lewat internet. Melatih skill coding sekaligus juga jiwa entrepreneurship.
Wahai para mahasiswaku dan para pedjoeangku, ketika cintapun tak akan membunuhmu, jangan pula coding bisa membinasakanmu. Kuasai mereka, jadikanlah energi sehingga kalian mampu membuat software dan produk yang bermanfaat untuk rakyat … itulah jalan cinta para legenda!
Tetap dalam perdjoeangan!
ttd-small.jpg

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites